Marak Harga Elpiji Naik di Atas HET, Pimpinan Redaksi Media Haluoleo Pengawasan Harus Diperketat



Konawe Selatan,13 Juni 2026 – Harga gas elpiji, terutama ukuran 3 kilogram bersubsidi, kembali marak dijual melampaui batas Harga Eceran Tertinggi (HET) di sejumlah titik penjualan di  Kabupaten Konawe Selatan dan sekitarnya. Warga mengeluhkan harga yang melonjak dari kisaran Rp18.000 menjadi Rp30.000 hingga Rp35.000 per tabung, jauh di atas ketentuan resmi .

Menanggapi kondisi ini, Pimpinan Redaksi Media Haluoleo , Muhammad.Rusmin.K memberikan tanggapan tegas dalam keterangannya, Sabtu pagi ini.

“Kami menerima banyak laporan pembaca bahwa elpiji 3 kg langka sekaligus harganya dipatok semaunya. Ini jelas melanggar aturan dan sangat memberatkan rumah tangga serta pelaku usaha kecil,” ujarnya.

Menurutnya, kenaikan liar ini tidak terjadi tanpa sebab: selain alasan distribusi, ada oknum yang memanfaatkan celah untuk menimbun guna meraup keuntungan berlebih, padahal pemerintah telah menegaskan harga subsidi tidak akan dinaikkan hingga akhir tahun.

“Sebagai media, kami memandang ini bukan sekadar urusan dagang, tapi soal keadilan bagi rakyat. Pemerintah daerah lewat Dinas Perdagangan harus segera turun, sidak rutin, dan tegas memberi sanksi—mulai peringatan, denda, sampai cabut izin bagi yang bandel,” tegasnya .

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak diam: “Segera laporkan jika ada yang jual di atas harga resmi. Media siap menjadi jembatan pengaduan agar kasus ini cepat ditangani dan harga kembali normal.”


Pihaknya menyatakan akan terus memantau perkembangan pasokan dan harga elpiji di lapangan serta mendukung upaya pengawasan agar hak konsumen terlindungi.


Penulis:Rusmin

Posting Komentar

Terimakasih Atas Kunjungan Anda

Lebih baru Lebih lama