Bachtiar Bongkar Filosofi Buku di Lomba Resensi Buku Dinas Perpustakaan Kearsipan Pangkep

Bachtiar Adnan Kusuma, Bongkar Filosofi Buku di Lomba Resensi Buku Dinas Perpustakaan Kearsipan Pangkep
Bachtiar Adnan Kusuma, Membuka Insight peserta Lomba Resensi Buku tentang Buku dan Resensi



 

 

 

 

 

 

 

MEDIAHALUOLEO.WEB.ID, Pangkep - Tokoh Literasi dan Perbukuan Nasional Bachtiar Adnan Kusuma, didaulat menjadi Pembicara pertama pada Pembekalan Lomba Resensi Buku berbasis koleksi perpustakaan yang bertujuan untuk meningkatkan kegemaran membaca yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangkep.  Sebelum dibuka Bupati Pangkep diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Hj. Najemiah, Kepala Dinas perpustakaan  dan Kearsipan  Kab.Pangkep, Abbas Hasan AP, M.M. menyampaikan kalau Lomba Resensi buku Berbasis koleksi Perpustakaan adalah mendorong para peserta agar kritis dan memahami buku yang dibaca diharapkan hasil bacaannya ditulis dalam bentuk Resensi Buku.

" Kegiatan lomba Resensi Buku yang diikuti siswa-siswi SMP, SMA dan SMK adalah mendorong kebiasaan membaca para peserta sekaligus memacu kemampuan menulis" papar Abbas Hasan, didepan 50 orang peserta dan disaksikan Kabid Pengembangan perpustakaan dan pembudayaan kegemaran membaca,  Salmawati S. Sos, M.M. 

Sementara itu, Bachtiar Adnan Kusuma menyampaikan materi Best Practice Cara Sukses Menulis Resensi Buku, Telaah Buku dan Struktur penulisan Resensi.

Menurut Deklarator Nasional Asosiasi Penulis Profesional Indonesia ini, Istilah Resensi Buku acapkali disandingkan dengan istilah Telaah Buku, Tinjauan Buku, Diskusi, Ulasan Buku, Review Buku dan Bedah Buku. Namun sebutan Bedah Buku, Bachtiar Adnan Kusuma kurang setuju penggunaannya. Alasannya, kata Ketua Forum Penerima Penghargaan Tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka Perpustakaan Nasional ini, selain buku bukanlah benda atau makhluk hidup yang bisa diacak-acak, dipotong, digunting atau dibedah dalam istilah Ilmu Kedokteran seperti operasi di rumah sakit, ia juga katanya pernah diprotes keras oleh Rahman Arge, pemenang piala citra pembantu pria terbaik Festival Film Indonesia 1991.  

Rahman Arge, Ketua PWI Sulsel, menegur Bachtiar Adnan Kusuma di Acara Launching Buku Dr.Ir.Muhammad Jafar Hafsah" Sahabat Petani dari Timur" di Hotel Said Jakarta pada 2009, tatkala menggunakan istilah Bedah Buku. 

" Rahman Arge, mantan Anggota DPR RI dan Pengurus Pusat PWI, tidak setuju dengan istilah Bedah Buku. Dan, pada akhirnya saya lebih memilih istilah" Diskusi Buku " kata Bachtiar Adnan Kusuma. 

Kendatipun istilah bedah buku kata Bachtiar Adnan Kusuma hanya istilah kiasan saja atau lebih menempatkan buku sebagai mata air ilmu pengetahuan yang perlu dianalisa dan dikaji. 

Bachtiar Adnan Kusuma menegaskan sebagai Resensator adalah wajib membaca habis buku yang akan diresensi Diresensi. Kuncinya, peresensi memiliki kemampuan membaca dan kemampuan Menulis, menganalisa isi buku serta memberi jalan keluar. 

" Tapi lebih penting lagi Resensator haruslah Pehobi membaca buku dan mengikuti Trend perkembangan Perbukuan Nasional" kata Bachtiar Adnan Kusuma. 

Selain resensi buku lanjut Bachtiar Adnan Kusuma, memberikan Informasi awal kepada Pembaca, Berbagi pendapat atau opini dan pengalaman dari Hasil membaca buku juga menyampaikan kritik Konstruktif sekaligus  memberi ruang pembaca membeli buku. 

Karena itu, BAK mengunci materinya dengan menunjukkan bukti buku karyanya yang ditulis dalam bentuk Resensi Buku di Harian Kompas, Media Indonesia dan media lainnya.

Bachtiar Adnan Kusuma, Bongkar Filosofi Buku di Lomba Resensi Buku Dinas Perpustakaan Kearsipan Pangkep

 



" Nah potret ideal resensi buku adalah menampilkan Identitas Buku Meliputi Judul Buku dan Judul Tulisan Resensi, Judul Resensi Menarik perhatian pembaca sekaligus menggambarkan inti atau sudut pandang resensi terhadap buku yang diulas, Mencerminkan isi atau tema utama buku dan Menunjukkan sudut pandang peresensi" kunci BAK. 

Sementara itu, Duta Baca Kabupaten Pangkep, Jauhara Dinul Jahra Muhiddin, menyampaikan terima kasih kepada Bachtiar Adnan Kusuma selaku pemateri CARA SUKSES MENULIS RESENSI BUKU.

" Sebagai peserta lomba resensi buku saya mendapatkan banyak ilmu baru dari materi Pak BAK dari yang tidak tahu menjadi tahu dan dari tahu menjadi paham. Cara menjelaskan materi itu sangat seru bangettt,enjoy,asik dan menyesuaikan bahasanya kepada kami terutama saya sebagai siswi SMA, sehingga materi tersebut tersampaikan dengan jelas dan mudah untuk di mengerti" kata Jauhara Dinul Jahra, Duta Baca Kab.Pangkep 2025-2027. (*)

Posting Komentar

Terimakasih Atas Kunjungan Anda

Lebih baru Lebih lama